SELAMAT DATANG CALON ORANG-ORANG SUKSES

Kamis, 05 Oktober 2017

"Keistimewaan Al-Qur’an"


Ayat Gharibah
Al-Qur’an merupakan kitab penyempurna dari kitab-kitab terdahulu seperti taurat, zabur, dan injil. Al-Qur’an memiliki beberapa keistimewaan yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Salah satu keistimewaan Al-Qur’an terletak pada ayatnya, salah satunya adalah ayat gharibah. Apa itu ayat Gharibah ? mungkin sedikit terdengar asing di telinga kita. Ayat gharibah adalah ayat yang jarang kita temui di dalam Al-Qur’an dimana ada sebab-sebab tertentu yang menjadikan ayat tersebut mengalami perubahan, penjedaan atau perbedaan dalam teks dan cara membacanya. Di dalam Al-Qur’an hanya ada beberapa ayat gharibah. Ayat gharibah diklasifikasikan menjadi 4, yaitu :

Sujud Tilawah
Berbicara tentang sujud tilawah tentu tidak asing lagi di telinga kita. Sebagai seorang muslim tentunya kita tahu apa itu sujud tilawah. Sujud tilawah didefinisikan sebagai sujud untuk penghormatan ayat-ayat sajadah. Dimana ayat sajadah sendiri mengandung makna ayat yang didalamnya terdapat perintah untuk melaksanakan sujud. Sebagaimana kita ketahui ketika kita membaca salah satu ayat sajadah dalam Al-Qur’an kita disunahkan untuk melakukan sujud tilawah Namun ada beberapa perbedaan pendapat diantara para ulama mengenai hukum melakukan sujud tilawah. Dimulai dari Ulama Syafi’i menurut beliau hukum melakukan sujud tilawah saat membaca ayat sajadah adalah sunah muakad. Lain halnya dengan Ulama Hanafi menurut beliau hukum melakukan sujud tilawah adalah wajib bagi orang yang membaca dan orang yang mendengar. Tetapi ulama fiqih sepakat bahwa hukum melakukan sujud tilawah mashruyah yaitu berdasarkan syariah sesuai dengan dalil naqli dan aqli (Al-Qur’an dan Hadis).
Sujud tilawah memiliki beberapa keutamaan, yang pertama adalah setan akan menjauhi kita sambil menangis, sebagaimana sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Muslim yang artinya “Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalau dia sujud maka setan akan enjauhinya sambil menangis. Setan pun akan berkata-kata Celakalah aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintakan untuk sujud, namun aku enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka”. Yang kedua kita akan dekat dengan rahmat Allah, yang ketiga yaitu memudahkan kita untuk masuk surga karena amalan dari sujud ita tersebut.
Kebanyakan umat muslim di Indonesia belum faham mengenai tata cara melakukan sujud tilawah. Baik disini saya akan sedikit mejelaskan tata cara sujud tilawah pertama membaca takbir kemudian bersujud dengan menghadap kiblat lalu takbir kembali untuk bangun dari sujud. Yang perlu diingat dalam sujud tilawah adalah tidak ada salam dalam melaksanakannya.

Adapun letak ayat sajadah di dalam Al-Qur’an, pertma terdapat dalam surat al-A’raf ayat 206, surat ar-Rad ayat 15, surat an-Nahl ayat 49, surat al-Isra’ ayat 107. Surat Maryam ayat 58, surat al-Haj ayat 18 dan 77, surat an-Naml ayat 25, surat as-Sajadah ayat 15, surat al-Furqan ayat 60, surat Fusshilat ayat 38, surat an-Najm ayat 62, surat Insyiqoq ayat 21, surat al-Alaq ayat 19 dan ang terakhir pada surat Shod ayat 28.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar